Rabu, 31 Agustus 2016

I wanna share something in here.


Cerita saya dan mas Dadad dimulai lagi and now i more happy beside him again. Banyak hal yang kami laui bersama, its mean like him said mungkin sayalah yang ada di part-part paling buruk mas Dad. Saya dan mas Dadad memulai ini dengan waktu yang sangat cepat bagai bom waktu mungkin sampai sekarang pun saya masih sedikit tidak percaya bagaimana bisa? Dua orang yang dahulu amat egois, dua orang yang amat keras kepala, dua orang yang selalu ada perselisihan hingga hubungan berakhirpun kami masih sering berselisih dan masing-masing egois dengan diri masing-masing. Sahabat-sahabat dekat saya pun pasti tau betapa saya ingin mengubur mas Dadad hingga paling dalam, betapa saya sangat sering berkata "aku gak mau lagi, aku cape" dan see sekarang saya dan mas Dadad tidak bisa menampik tentang hubungan yang kami mulai bangun saat ini.

Apa yang dirasakan ketika seseorang bersama lagi? Apa yang dirasakan setelah satu tahun berpisah, memiliki jeda satu tahun lalu memilih bersama lagi? Bagaimana bisa kalian bersama lagi? Pertanyaan-pertanyaan itu yang akhir-akhir ini teman-teman saya tanyakan ketika kami berdua mulai mempublish hubungan kami, memang selama mulai dekat lagi pun saya maupun mas Dadad menutupi semuanya. I dunno what should i answer the questions, setahun berpisah kami mungkin sama-sama mencari seseorang yang sama-sama bisa menggantikan diri kami masing-masing but maybe kami tidak menemukan sosok-sosok itu hingga kami masih terjebak di dunia kami berdua. Entah kenapa saya ingin katakan i more enjoy with my relationship now karena kami belajar banyak hal dari kesalahan kami dahulu, kami mengoreksi diri kami hingga akhirnya saya dan mas Dadad bersama saat ini, kami memotong keegoisan kami masing-masing yap kita memiliki jeda satu tahun hingga akhirnya kami berani bertemu lagi dengan sosok yang berbeda yang lebih banyak belajar dan menjadi pribadi yang lebih baik mungkin.

Ternyata saya jauh menyukai dan mencintai seseorang lelaki yang sangat amat cuek tanpa drama di sosmednya sungguh, lelaki yang mengabari saya hanya beberapa kali sehari tetapi saya tahu kami memiliki kepercayaan yang lebih, lelaki yang sekarang saya temui hanya seminggu sekali tetapi karena kesibukan kami masing-masing tetapi ketika bertemu kami memiliki banyak hal yang dibicarakan. Saya tidak pernah takut lagi membuat lelaki yang dekat dengan saya merasa dirinya lebih rendah dari saya karena saya tahu mas dadad dan saya ada di posisi yang sama. Kami menyukai makan sushi dari jaman kami mulai dekat jaman pacaran sebelumnya and you know sushi tei adalah tempat kami berbicara tentang hubungan kami saat itu dan sekarang sushi tei masih dan akan selalu jadi tempat favorit kami. Dua orang ini sama-sama impulsive buyer, sama-sama suka random aja belanja apapun yang dimau. Dua orang ini sangat menyukai menghabiskan waktu di coffee shop but sure i'm not coffee lovers but mas Dadad he know all the things about coffee, kami berdua bertemu dahulu di sebuah coffee shop thats why we love song "Falling in love at coffee shop".

Mungkin sekarang banyak kesamaan kami tetapi banyak juga perbedaan kami. Hubungan ini mungkin belum sempurna, saya dan mas Dadad masih harus banyak belajar. Biarkan kami membuat dunia baru untuk kami berdua. Saya bersedia dengan bahagia menemani Bapak Dadad untuk meniti tangga hingga kita kelak ada di atas sana dan biarkan kamulah yang menemani saya menjadi seseorang yang ada di atas sana juga. 

"Even if i search the earth till its very end , never shall i find a man as great as you. We did fight a lot, little did we know we'll be needing each other more and more each day. We'll be supporting each oter like there's no one else matters. The only person who understands me inside out & the yin to my yang. I'm so lucky to have you indeed anyone would be lucky to have you in their-lives"


Tidak ada komentar:

Posting Komentar